
Tahukah Anda bahwa panahan tradisional kini tak hanya sekadar olahraga, tapi juga menjadi wujud pelestarian budaya dan ajang prestasi? Hal inilah yang tergambar jelas dalam Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS) ke-8, yang diselenggarakan di Nusa Tenggara Barat (NTB), pada 26 Juli – 1 Agustus 2025.
Salah satu cabang yang paling menarik perhatian adalah panahan tradisional oleh Perpatri NJ, yang berlangsung pada 29–30 Juli 2025, di GOR 17 Desember, Kota Mataram. Dari ribuan peserta yang hadir untuk bertading pada berbagai cabang olahraga dari seluruh Indonesia, sebanyak 1.432 pegiat adalah perwakilan dari Jawa Timur. Tiga orang diantaranta adalah pegiat panahan tradisional dari Laskar Cokrokertopati Archery (LCA) — sebuah club memanah Surabaya yang aktif melestarikan budaya sekaligus mengasah ketangguhan generasi muda.
Mereka bukan sekadar mewakili daerah. Mereka adalah simbol semangat, disiplin, dan cinta budaya yang tumbuh di tengah dunia modern.
Kenalan yuk dengan tiga pemanah muda kebanggaan dari club panahan Surabaya ini:

🎯 Ahmad Azzam Al Kahfie Abu Shafta
Siswa SMK Telkom Malang
Bertanding kategori Jemparing Umum dan Barebow Umum.

🎯 Amanah Dezzle Aliia
Siswi SMAN 1 Gresik
Bertanding di kategori Barebow Tradisional U16 dan Jemparing U16.

🎯 Abimanyu Panji Aptq Putra Aglar
Siswa SD Lab School Unesa 2 Surabaya
Bertanding di kategori Barebow Tradisional U16 dan Barebow Standar U16.
LCA tak hanya sekadar club panahan tradisional, tetapi juga rumah bagi generasi yang ingin bertumbuh dengan nilai-nilai adab, kedisiplinan, dan mental petarung sejati. Mengikuti ajang sekelas FORNAS yang diselenggarakan oleh KORMI dan Kemenpora RI, tentu menjadi kebanggaan tersendiri sekaligus tanggung jawab besar dan kehormatan bagi mereka bertiga dan club LCA.
Kami mengajak Anda semua untuk turut mendoakan dan mendukung pegiat panahan LCA. Semoga mereka tak hanya membawa pulang pengalaman, tetapi juga prestasi membanggakan untuk Jawa Timur, Surabaya, dan seluruh masyarakat pecinta panahan.

Jika Anda merasa terinspirasi dengan semangat para pemanah muda ini, bagikan artikel ini ke teman, keluarga, dan komunitas Anda. Karena siapa tahu, dari satu cerita yang Anda sebar, lahir semangat baru untuk memanah dan mencintai budaya Indonesia.
Informasi tentang Laskar Cokrokertopati Archery silahkan |klik link ini|




Semangat semua, Azzam, amanah, Abimanyu Panji
Pingback: Melintasi Lautan Demi Sunah Rasul: Perjalanan LCA Surabaya Ini Akan Mengubah Cara Anda Melihat Panahan | Laskar Cokrokertopati Archery
Pingback: Juara 2025 - Laskar Cokrokertopati Archery