Anak-anak Serius, Orang Tua Deg-degan: Gladen Alit Antar Pelajar-IV LCA Membongkar Fakta Panahan Tradisional yang Jarang Dibicarakan

Gladen ALit Antar Sekolah 2026 LCA 04
Gladen ALit Antar Sekolah 2026 LCA 01

Anda mungkin mengira lomba panahan tradisional hanya soal target, skor, dan siapa naik podium. Gladen Alit Antar Pelajar ke-IV justru membuka tabir yang lebih luas. Di Lapangan Parkir SD Mumtaz, Sepanjang, Sidoarjo, pada 17 Februari 2026, panahan tradisional tampil sebagai ruang belajar, ruang kebersamaan, sekaligus ruang keberanian bagi anak dan orang tua.

Event ini digelar oleh Laskar Cokrokertopati Archery dan diikuti lebih dari 100 peserta dari 21 sekolah. Menariknya, perlombaan ini bersifat internal. Seluruh peserta merupakan anak didik langsung dari Pak Sugeng Anto, pelatih utama sekaligus pendiri LCA. Satu guru, ratusan karakter, dan ribuan cerita di balik setiap anak panah yang melesat.

Gladen Alit IV melombakan delapan kategori berjenjang. Mulai dari TK U7 jarak 5 meter, SD kelas 1–3 U10 jarak 7 meter, SD kelas 4–6 U13 jarak 10 meter, SMP U16 jarak 15 meter, SMA U18 jarak 20 meter, hingga kategori dewasa khusus orang tua. Sistemnya terasa “nakal” namun adil. Peserta dianjurkan naik kelas sesuai usia dan capaian prestasi sebelumnya, sehingga setiap anak benar-benar diuji di level yang menantang.

Gladen ALit Antar Sekolah 2026 LCA 02

Salah satu magnet terbesar justru datang dari kategori dewasa. Awalnya panitia memprediksi peserta akan sedikit. Kenyataannya, hampir 50 orang tua turun ke garis tembak. Ada ayah, ada bunda, sebagian besar baru pertama kali memegang busur. Anak-anak mereka berubah peran menjadi official dadakan, pelatih kilat, sekaligus penyemangat paling vokal. Pemandangan ini membuat banyak orang tersenyum sekaligus tersentil. Bahwa belajar hal baru ternyata terasa lebih ringan saat dilakukan bersama.

Event ini juga mendapat perhatian khusus dari Ibu Sri Wijayanti, Sekretaris PERPATRI NUSANTARA JAYA Kota Surabaya. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pesan inspiratif bahwa panahan tradisional mampu membuka jalan prestasi hingga level nasional bahkan internasional. Pesan ini terasa relevan, terutama bagi para orang tua yang menyaksikan sendiri proses belajar anak-anak mereka di lapangan.

Pak Sugeng menjelaskan bahwa Gladen Alit IV lahir dari kebutuhan membangun kembali silaturahmi dan kebersamaan. Setelah beberapa bulan fokus pada event eksternal, LCA merasa perlu menghadirkan ruang internal yang hangat, solid, dan penuh keberkahan. Event ini juga menjadi pijakan awal menuju agenda besar LCA sepanjang 2026, mulai dari Milad LCA, PESTAPORA Hari Jadi Kota Surabaya, hingga FORPROV KORMI Jatim dan FORNAS.

Perbedaan Gladen Alit IV terasa mencolok dibanding edisi sebelumnya. Lokasi yang lebih terbuka menguras energi, namun memberikan kepuasan tersendiri. Hampir seluruh sekolah yang siswanya bergabung di LCA ikut berpartisipasi. SD Mumtaz bahkan mengirim sekitar 25 siswa dan mendominasi podium di beberapa kategori SD. Setiap pemenang membawa pulang medali dan sertifikat, baik juara utama maupun juara harapan.

Gladen ALit Antar Sekolah 2026 LCA 03

Atmosfer acara semakin hidup dengan mini bazar yang merupakan UMKM para orang tua, lomba dresscode tradisional, dan lomba konten terbaik. Anak-anak dan orang tua berlomba mendokumentasikan momen terbaik mereka. Semua ini menjadi sarana edukasi bahwa panahan tradisional memiliki nilai budaya yang patut dirawat dan disebarkan dengan cara kreatif.

Gladen Alit IV akhirnya menjadi lebih dari sekadar lomba. Ia menjelma sebagai potret keluarga besar LCA yang belajar, tertawa, tegang, dan pulang dengan cerita. Jika Anda percaya bahwa olahraga mampu membentuk karakter sekaligus kebersamaan, bagikan artikel ini agar semangatnya terus menular.

1 komentar untuk “Anak-anak Serius, Orang Tua Deg-degan: Gladen Alit Antar Pelajar-IV LCA Membongkar Fakta Panahan Tradisional yang Jarang Dibicarakan”

  1. Pingback: Orang Tua Turun ke Garis Tembak, Anak Jadi Penonton Sekaligus Saksi: Cerita Panahan Paling Jujur dari Laskar Cokrokertopati Archery | Laskar Cokrokertopati Archery

Tinggalkan Balasan

Scroll to Top

Eksplorasi konten lain dari Laskar Cokrokertopati Archery

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca