Ketika Arek-arek Suroboyo Melawan Panasnya Pasuruan: Dari Kereta Pagi Hingga Podium Gladhen Panahan Pelajar Se-Jawa Timur 2025

Gladhen Panahan Pelajar Se-Jawa Timur 2025 LCA 04
Gladhen Panahan Pelajar Se-Jawa Timur 2025 LCA 01

Subuh bahkan belum benar-benar pamit saat rombongan kecil Laskar Cokrokertopati Archery (LCA) mulai bergerak. Anda mungkin membayangkan anak-anak masih terlelap, namun yang terjadi justru sebaliknya. Tas busur digendong, wajah penuh semangat, dan langkah kecil bergerak menuju perjalanan panjang. Inilah awal kisah LCA di Gladhen Panahan Pelajar Se-Jawa Timur 2025, sebuah ajang besar yang mempertemukan ratusan pegiat panahan tradisional dari berbagai daerah.

Pertandingan bergengsi ini digelar Minggu, 28 Desember 2025 di Lapangan Pesan Trend Manah, Kota Pasuruan. Diselenggarakan oleh Perpatri Nusantara Jaya (PNJ) Kota Pasuruan. Total 274 peserta dari 35 klub turut ambil bagian, bahkan 27 peserta mengikuti lebih dari satu kategori. Atmosfer kompetisi terasa padat, panas, dan penuh adrenalin.

Dari Surabaya, sebagian anak LCA memilih berangkat lebih awal sehari sebelumnya. Sabtu pagi, 27 Desember, mereka menempuh perjalanan menggunakan KA Commuter Line Supas bersama para officialnya masing-masing, alias orang tua. Sisanya menyusul dengan moda mandiri. Perjalanan ini menjadi pengalaman berharga, terutama bagi anak-anak yang baru pertama kali menempuh lomba luar kota dengan rombongan besar.

Malam sebelum pertandingan menyisakan kisah unik. Saat semua peserta beristirahat, satu anak LCA mendadak mengigau dan mengalami somnambulisme. Ia berjalan dalam kondisi tertidur hingga menabrak pintu kamar. Peristiwa ini justru menambah cerita hangat yang kelak menjadi bahan tawa di perjalanan pulang.

Gladhen Panahan Pelajar Se-Jawa Timur 2025 LCA 02

🔥 Hari Pertandingan: Panas Pasuruan dan Panas Persaingan

Cuaca Kota Pasuruan menyambut para pemanah dengan terik khasnya. Lapangan terasa menyengat sejak pagi, namun semangat anak-anak LCA tetap menyala. Mereka turun di berbagai kategori barebow dan horsebow, dari tingkat SD hingga SMP dan SMA. Menariknya, hampir seluruh peserta LCA berhasil menembus peringkat 10 besar, sebuah capaian yang menunjukkan konsistensi latihan.

Dua nama berhasil naik podium dan mencuri perhatian:

  • A Panji APA – Juara 2 Barebow kelas 4–6 SD Putra
  • Alvaro AZW – Juara 3 Horsebow kelas 1–3 SD Putra

Panji bahkan turun di dua kategori berbeda, SD dan SMP. Ia berpindah lapangan antar kloter, berlari dari satu lintasan ke lintasan lain, menyelesaikan rambahan demi rambahan dengan fokus luar biasa.

Gladhen Panahan Pelajar Se-Jawa Timur 2025 LCA 03

🏹 Rekap Penampilan Anak LCA

Sebaran prestasi LCA terasa merata. Berikut ini daftar anak LCA yang berlaga pada pertandingan ini:

Barebow kelas 1-3 SD Putri:
Cyrilla SW (Peringkat 5)
Barebow kelas 4-6 SD Putra:
A Panji APA (Juara 2)
Barebow SMP Putra:
A Panji APA (Peringkat 6)
Barebow SMA Putra:
A Azzam AKAS (Peringkat 8)
Horsebow kelas 1-3 SD Putra:
Alvaro AZW (Juara 3)
S Erlangga AA (Peringkat 5)
M Azka Nararya S (Peringkat 8)
Arkha NZW (Peringkat 10)
Ibrahim AF (Peringkat 15)
Horsebow kelas 1-3 SD Putri:
Cyrilla SW (Peringkat 7)
Horsebow kelas 4-6 Putra:
M Azka Nararya S (Peringkat 7)
H Raffa SJ (Peringkat 10)
Horsebow kelas 4-6 Putri:
Zayra AW (Peringkat 4)
Shafiyyah PD (Peringkat 7)
R Nailah A (Peringkat 8)
R Hana M (Peringkat 14)
Horsebow SMP Putra:
Mirza AW (Peringkat 10)
Horsebow SMP Putri:
Rezita MF (Peringkat 7)
Laras AH (Peringkat 9)
Afiqah KW (Peringkat 13)

Gladhen Panahan Pelajar Se-Jawa Timur 2025 LCA 05

🎙️ Suara Orang Tua dan Pelatih

Ibu Laras, bunda Panji, menyampaikan rasa syukur atas perjuangan putranya. Berangkat saat langit masih gelap, bertanding di cuaca panas, serta turun di dua kategori menjadi pengalaman luar biasa. Panji bahkan bersanding di podium bersama pemanah dari klub ternama dari Lumajang.

Pak Edy, ayah Alvaro, mengisahkan persaingan ketat sejak rambahan awal. Menurut beliau, ini menjadi kemenangan perdana Alvaro di jarak 7 meter. Drama kecil khas anak-anak ikut meramaikan perjalanan, termasuk pengalaman pertama naik kereta yang membuat Alvaro ingin berlari-lari di dalam gerbong.

Sementara itu, Pak Sugeng, pelatih utama LCA, mengapresiasi performa seluruh anak. Ia menuturkan bahwa hampir semua pemanah LCA sempat memimpin peringkat pada awal rambahan dan saling kejar-mengejar secara bergantian. Bahkan penurunan nilai di akhir rambahan terjadi hampir bersamaan, seolah memiliki irama yang sama. Saat bermalam, anak-anak tertidur lebih awal, menandakan kesiapan fisik dan mental yang matang.

Gladhen Panahan Pelajar Se-Jawa Timur 2025 menghadirkan lebih dari sekadar podium. Ia menyajikan cerita tentang perjalanan, kebersamaan, dan proses panjang membentuk karakter. Laskar Cokrokertopati Archery, sebagai club panahan Surabaya, kembali menunjukkan bahwa panahan tradisional mampu menjadi ruang tumbuh yang hangat, kompetitif, dan penuh nilai kehidupan.

👉 Bagikan artikel ini agar semangat anak-anak LCA terus mengalir dan menginspirasi lebih banyak keluarga pecinta panahan.

1 komentar untuk “Ketika Arek-arek Suroboyo Melawan Panasnya Pasuruan: Dari Kereta Pagi Hingga Podium Gladhen Panahan Pelajar Se-Jawa Timur 2025”

  1. Pingback: Latihan Perdana LCA 2026: Ketika Sorak Anak-Anak, Tantangan Dua Anak Panah, dan Tawa Orang Tua Bertemu di Satu Arena | Laskar Cokrokertopati Archery

Tinggalkan Balasan

Scroll to Top

Eksplorasi konten lain dari Laskar Cokrokertopati Archery

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca